Atas petunjuk seorang dukun, Mila berangkat bersama sepupunya, Yuda, dan teman-teman mereka menuju “Desa Penari” di ujung timur Pulau Jawa. Tujuan mereka adalah mengembalikan gelang legendaris “Kawaturih”. Namun, begitu tiba di desa, mereka disambut kesunyian ganjil dengan menghilangnya kepala desa dan sang penjaga. Tak lama kemudian, “Badarawuhi”, penari penuh teka-teki yang menguasai desa itu, menampakkan diri, dan Mira menghadapi takdir terkutuk: jika tidak mengembalikan gelang tepat waktu, ia akan dipilih sebagai “Dawuh”, penolak bala. Sebagai prekuel dari film sebelumnya yang sukses secara komersial dan didasarkan pada novel, film ini memperluas jalinan mitos dan legenda dengan bertumpu pada peristiwa yang benar-benar terjadi di Indonesia. Pengambilan gambar IMAX yang pertama dalam seri ini berpadu dengan desain suara mencekam dan detail visual yang cermat untuk merajut dunia yang mengerikan. Di tengah ketidaknyamanan ganjil yang datang silih berganti, tarian Badarawuhi terus membayangi seperti mimpi buruk yang belum berakhir.