Pada akhir abad ke-19, setelah Restorasi Meiji, zaman kaum kesatria meredup, dan kelas atas yang terlena oleh kehidupan mewah mengabaikan rakyat miskin yang dilanda penyakit menular. Pada masa penuh kekacauan ini, 292 samurai mengikuti battle royale yang diselenggarakan sosok tak dikenal demi mengincar hadiah uang dalam jumlah besar. Demi melindungi keluarganya, pembunuh bayaran Shujiro kembali menghunus pedang yang pernah ia letakkan, tetapi dalam permainan kejam yang mengharuskannya membunuh lawan agar dapat bertahan hidup, hantu masa lalu yang ingin ia pendam bangkit kembali. “Last Samurai Standing” menjadi sorotan karena Junichi Okada menjalankan tiga peran sekaligus: pemeran utama, penata laga, dan produser. Serial blockbuster berskala sangat besar ini menghadirkan jajaran aktor papan atas Jepang, baik dalam peran utama maupun pendukung. Karya ini dinantikan sebagai tonggak baru dalam produksi drama Jepang dari segi skala dan kualitas pengerjaannya.