Ketika penulis Marcel Pagnol sedang bergulat dengan penulisan memoarnya, dirinya semasa kecil muncul di hadapannya seperti hantu. Sebagaimana judul aslinya, “Marcel et Monsieur Pagnol”, film ini membagi Marcel Pagnol menjadi sosok masa kanak-kanak dan masa tua untuk menggambarkan biografinya secara berlapis. Marcel Pagnol kecil berperan sebagai pemandu film, mengumpulkan momen-momen berkesan dari kehidupan yang telah dijalaninya. Dari masa kecil Marcel Pagnol di kota asalnya, Marseille, hingga masa jayanya sebagai kreator yang menunjukkan kemampuan di berbagai media sebagai penulis, dramawan, dan sutradara film, semuanya disajikan secara kronologis. Cara film ini menelaah pengaruh kekosongan yang ditinggalkan anggota keluarga yang meninggal terlalu dini terhadap dunia karyanya juga patut diperhatikan. Seperti dalam “The Triplets of Belleville” (2003) dan “The Illusionist” (2010), sutradara Sylvain Chomet mencurahkan perhatian untuk menampilkan gerak tubuh yang luwes dan halus serta perubahan ekspresi tokoh-tokoh animasinya. Rasa hormat dan kekaguman sutradara Sylvain Chomet terhadap Marcel Pagnol menambahkan kehangatan lembut pada cerita.