Sebuah desa pesisir di Malaysia. Ali dan Amir adalah kembar fraternal yang begitu dekat hingga dapat berkomunikasi secara telepatis. Ibu mereka telah meninggal, dan alih-alih merawat mereka, ayah mereka hanya berpikir untuk memanfaatkan mereka. Bagi Ali dan Amir yang juga kerap dirundung teman-teman sekolah, keberadaan satu sama lain merupakan satu-satunya penopang dan kegembiraan dalam hidup. Lalu suatu hari, ketika seorang guru bahasa Inggris baru yang cantik bernama Lara mulai bertugas, hubungan kedua saudara itu memasuki babak baru. “The Fox King” disutradarai oleh sutradara Malaysia Woo Ming Jin, yang meraih penghargaan Federasi Kritikus Film Internasional di Festival Film Internasional Locarno lewat “Stone Turtle” (2022), sementara bintang besar Indonesia Dian Sastrowardoyo memerankan Lara yang memikat sekaligus misterius, membuat penonton semakin larut dalam cerita. Persaingan dan kecemburuan antarsaudara, kepedihan cinta pertama yang tak terjangkau, perasaan berutang akibat kehilangan. Gejolak emosi dan kepedihan pertumbuhan yang dialami pada masa pubertas, yang menyerupai demam, digambarkan di tengah teriknya hawa negeri selatan.