Birdy yang masih muda bagaikan anak burung yang masih belajar terbang, membutuhkan asuhan keluarga agar dapat tumbuh kuat, tetapi tidak ingin tumbuh menjadi sosok yang diharapkan keluarganya. Film ini menjalin proses perubahan Birdy dengan transformasi perasaan batinnya—menarik diri, melawan balik, kebingungan, keberanian, ketakutan, kecemasan, dan mempertaruhkan segalanya. Melalui dokumentasi pertumbuhan masa remaja, kita bersama Birdy melewati pikiran dan pergulatan yang tak terhitung jumlahnya, menyaksikan perjalanan hidup yang retak, bertumbuh, dan kembali menjadi diri sendiri.